Perbedaan Antara Acronis Backup 12.5 Standard dan Advanced

Perbedaan Antara Acronis Backup 12.5 Standard dan Advanced

Pada rilisnya yang terbaru, Acronis Backup menyuguhkan dua pilihan bagi para pengguna, yaitu Acronis Backup 12.5 Standard dan Advanced. Berbeda dengan Acronis True Image yang ditujukan untuk pengguna rumahan, Acronis Backup lebih cocok untuk penggunaan profesional.

Pada dasarnya, perbedaan antara Acronis Backup 12.5 Standard dan Advanced terletak pada skala yang ditangani. Jika versi Standard sesuai untuk skala backup data perusahaan kecil, Acronis Backup 12.5 Advanced memiliki kemampuan yang cocok untuk skala perusahaan menengah dan besar.

Berikut adalah beberapa perbedaan mendasar keduanya:

Sistem Operasi yang Mendukung

Hampir semua sistem operasi Windows, Linux, dan VM terbaru mendukung penggunaan versi Standard dan Advanced. Hanya saja, versi Standard tidak dapat digunakan pada Linux Citrix XenServer Red Hat Virtualization dan Oracle VM Server. Di luar itu, keduanya bisa mengatasi penuh perangkat cloud, iOS, dan Android.

Pilihan Pengaturan

Pengaturan utama kedua versi diakukan melalui website dan sebuah dashboard lokal yang akan Anda dapatkan setelah instalasi. Namun begitu, Acronis Backup 12.5 Standard tidak menyediakan sistem laporan serta adanya akses Admin dengan batasan tertentu.

Selain itu, Acronis Backup 12.5 Advanced memiliki pengaturan untuk backup terpusat serta terkatalog untuk beberapa perangkat sekaligus satu hal lain yang tidak dimiliki oleh versi Standard.

Pilihan Backup

Untuk pilihan backup, versi Standard dan Advanced melakukan pencadangan pada disk dan seluruh file, tetapi tidak untuk perangkat mobile, akun media sosial, dan Microsoft OneDrive personal.

Khusus untuk 12.5 Advanced, pengelolaan Exchange diatur dengan dukungan SQL. Pencadangan database Oracle juga bisa dilakukan pada versi Advanced tetapi tidak pada versi Standard. Beberapa kemampuan tersebut nampaknya bisa ditemukan pada Acronis True Image, tetapi dengan skala yang berbeda.

Lisensi

Untuk Lisensi, keduanya memiliki kesamaan, yaitu sesuai dengan pilihan dan kenyamanan pengguna. Ada dua macam lisensi yang bisa dibeli yaitu lisensi utama dan lisensi berkala. Sementara itu, untuk harga lisensi ditentukan juga oleh jumlah komputer yang dicadangkan dan kuota penyimpanan untuk Acronis Cloud Storage yang mendampingi Acronis Backup 12.5.

Untuk perusahaan kecil dan menengah, Acronis Backup 12.5 sebenarnya sudah bisa melakukan pencadangan yang cukup memuaskan terutama dengan jumlah perangkat yang sedikit. Namun begitu, dengan sistem yang sedikit lebih kompleks, Acronis Backup 12.5 Advanced memiliki kemampuan yang lebih mumpuni untuk menangani lebih banyak permasalahan pada backup dan recovery.

Pentingnya Pemanfaatan Load Balancer Untuk Jaringan Perusahaan Yang Lebih Optimal

Pentingnya Pemanfaatan Load Balancer Untuk Jaringan Perusahaan Yang Lebih Optimal

Infrastruktur teknologi informasi (TI) menjadi faktor penting dalam menjalankan bisnis di era modern. Dengan infrastruktur yang kuat, perusahaan bisa menjangkau konsumen dengan cakupan yang lebih luas. Tidak terbatas oleh negara atau benua, tapi seluruh dunia. Jaringan perusahaan merupakan satu dari sekian banyak infrastruktur yang diperlukan untuk menjalankan bisnisnya di era modern. Keberadaan jaringan dipakai untuk mengatur traffic yang bersumber baik dari dalam ataupun luar perusahaan.

Intensitas traffic tersebut bakal semakin tinggi ketika perusahaan memiliki aplikasi yang dipakai untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Keberadaan aplikasi tersebut, berguna untuk meningkatkan kepuasan pelanggan atas layanan perusahaan, misalnya seperti aplikasi Customer Relationship Management (CRM).

Keberadaan software itu ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, aplikasi bermanfaat untuk menjangkau konsumen dengan lebih luas. Di sisi lain, kalau tidak dikelola dengan baik, aplikasi itu juga bisa memperburuk citra perusahaan.

Aplikasi CRM berjalan dengan baik kalau sanggup meningkatkan hubungan dengan konsumen. Sebaliknya, kalau konsumen kerap kesulitan dalam mengakses aplikasi tersebut, dampak yang muncul adalah sebaliknya. Apalagi, ketika server aplikasi sering down. Bisa dipastikan, konsumen akan kecewa berat dengan pelayanan perusahaan.

Traffic Management untuk Pengelolaan Jaringan Perusahaan yang Optimal

Di sinilah diperlukan peran traffic management yang bertugas untuk mengatur traffic di dalam jaringan perusahaan secara menyeluruh. Ada berbagai metode traffic management yang bisa Anda terapkan. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknik load balancingLoad balancing bisa dilakukan dengan menempatkan software atau hardware yang di titik antara server dengan client. Keberadaannya dipakai untuk memastikan agar koneksi atau traffic yang terjadi antara client dengan server tidak putus di tengah jalan.

Cara Kerja dan Keuntungan Pemakaian Load Balancer

Bagaimana cara sebuah load balancer dalam memastikan koneksi yang lancar antara client dengan server? Secara umum, biasanya terdapat sekumpulan server yang dipakai secara bersama untuk melayani traffic dari client. Ketika ada salah satu server yang down, load balancer akan melakukan tugasnya dengan mengalihkan beban kerja ke server lain. Selain dipakai untuk memastikan koneksi 100% uptime, load balancer juga memberikan manfaat lain bagi perusahaan. Pemakaian load balancer memastikan operasi yang tengah berlangsung tetap bisa berjalan meski ada gangguan pada server. Gangguan ini bisa berbagai macam, misalnya maintenance rutin dan server failure.

Penerapan Load Balancer di Jaringan Perusahaan

Lalu, bagaimana cara menerapkan load balancing di jaringan perusahaan? Metode load balancing bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak. Hardware load balancing dilakukan dengan menempatkan hardware yang bertugas sebagai router. Sementara itu, software load balancing memanfaatkan perangkat lunak untuk melakukan pengaturan traffic.

Perbedaan mendasar dari kedua metode load balancing ini adalah pada biaya. Hardware load balancing cenderung membutuhkan biaya besar, ditambah lagi dengan pengeluaran untuk maintenance. Sementara itu, software load balancing bisa dilakukan dengan tarif yang jauh lebih ekonomis, dan cocok untuk berbagai jenis perusahaan.

Kehilangan Data Karena Komputer Crash? Kenali Penyebab dan Solusinya

Kehilangan Data Karena Komputer Crash? Kenali Penyebab dan Solusinya

Apakah Anda pernah mengalami layar komputer yang tiba-tiba berwarna biru? Atau, komputer mati tanpa alasan? Itulah yang sering dikenal dengan fenomena crash pada komputer.

Penyebabnya banyak, dari mulai virus, kesalahan pada hardware, hingga software yang error. Tidak jarang, Anda kehilangan beberapa data setelah komputer mengalami crash. Bagaimana solusinya?

Sebelum itu, mari kita kenali dulu beberapa penyebab umum crash pada komputer.

1. Virus

Masalah ini sangat umum terjadi terutama pada Windows. Virus pun memiliki banyak jenis, ada yang bekerja dengan merusak data, menghabiskan memori, mengambil data, hingga menginfeksi software. Untuk mencegahnya, sebaiknya gunakan antivirus yang mumpuni dan tepercaya.

2. Hardware

Kerusakan hardware sering terjadi karena ditemukannya bad sector atau fragmented files pada perangkat. Walaupun masalah ini bisa diselesaikan dengan melakukan defrag pada komputer, lambat laun masalah bisa kembali. Untuk itu, sebaiknya lindungi dulu data dengan melakukan backup sebelum hardware benar-benar rusak.

3. Software

Software atau perangkat lunak yang seketika error bisa saja menjadi penyebab komputer crash. Kalau sudah begitu, data yang ada di komputer Anda bisa saja hilang terutama yang berkaitan dengan software tersebut.

Anda bisa menggunakan System Restore Tool yang ada pada Windows untuk mengembalikan pengtauran seperti semula. Namun begitu, solusi ini juga berpotensi pada kehilangan data yang baru tersimpan di System Restore Points.

Mencegah Kehilangan Data dengan Acronis Backup

Komputer crash bisa terjadi kapan saja, bahkan saat Anda tiak mewaspadainya. Sering kali, kejadian tersebut terjadi saat Anda sedang melakukan suatu pekerjaan penting di komputer Anda.

Alih-alih membayar mahal untuk melakukan recovery atau pemulihan data, sebaiknya masalah kehilangan data bisa dicegah dengan melakukan backup. Untuk memudahkan, Acronis Backup menawarkan pencadangan dan pemulihan data menyeluruh bahkan ketika komputer Anda crash.

Saat membutuhkan pemulihan data, Acronis juga bisa melakukannnya secara intuitif sehingga data Anda yang hilang karena kesalahan sistem bisa kembali dalam hitungan menit. Dengan kenyamanan untuk memilih tujuan lokasi backup, Acronis memberikan keleluasaan bagi para penggunanya.

Cara Melakukan Restore Disk dengan Acronis Backup Cloud

Cara Melakukan Restore Disk dengan Acronis Backup Cloud

Acronis Backup Cloud adalah cloud penyimpanan hybrid untuk segala kebutuhan. Tidak hanya aman, Anda bisa melakukan backup data untuk berbagai kebutuhan data dan sistem, kapanpun di manapun. Untuk Anda yang ingin melakukan restore disk dengan Acronis Backup Cloud, simak langkah-langkahnya berikut ini!

Melakukan Restore Disk ke Original

Untuk restore disk dengan Acronis Backup Cloud ke original machine caranya:

  1. Log in ke Backup Management Console dan klik Recover
  2. Klik Recover Machine
  3. Spesifikasikan pilihan recovery (jika tidak ada, lewatkan poin ini)
  4. Klik Start Recovery

Melakukan Restore Disk ke Mesin Lain yang Sudah Dipasangi Agent

  1. Klik Recover
  2. Klik More Ways to Recover
  3. Klik Select Machine
  4. Pilih target mesin dari daftar yang tertera
  5. Jika diperlukan, buat spesifikasi recovery. Jika tidak, lewatkan poin ini
  6. Klik Start Recovery

Jika tata letak mesin sumber dan target tidak cocok dan tidak bisa dipetakan, Anda akan ditawari untuk mengunduh media yang dapat di-boot. Silakan lanjutkan dengan pemulihan seperti yang akan dijelaskan di langkah selanjutnya.

Melakukan Restore Disk ke Mesin Baru atau Mesin yang Tidak Booting

  1. Klik Recover
  2. Klik More Ways to Recover
  3. Klik Download ISO Image
  4. Burn ISO yang sudah diunduh ke media yang bisa dipindahkan seperti CD, DVD atau flashdisk
  5. Lakukan boot terhadap komputer target dengan media yang bisa di-boot
  6. Klik Manage this Machine Locally
  7. Pada tab dialog yang muncul di layar, klik Recover
  8. Klik Select Data dan Browse for Cloud Storage or Local Storage
  9. Pilih backup dan konten yang ingin dipulihkan
  10. Klik Recover to dan konfirmasi destinasi tujuan data untuk dipulihkan
  11. Atur opsi pemulihan dan aktifkan Universal Recovery saat memulihkan ke perangkat keras yang berbeda
  12. Klik OK untuk memulai proses pemulihan

Itulah beberapa langkah untuk melakukan restore disk dengan Acronis Backup Cloud.

Apa Pentingnya Melakukan Backup Data dengan Acronis Backup?

Apa Pentingnya Melakukan Backup Data dengan Acronis Backup?

Berdasarkan Cisco’s 2017 Annual Cybersecurity Report, jumlah angka yang berhubungan dengan peretasan yang disebabkan ransomeware dan serangan lain terus mengalami peningkatan. Dari laporan itu juga bisa disimpulkan bahwa perusahaan jelas akan lebih banyak mengalami kerugian dalam bentuk kehilangan data dan uang selama dan setelah serangan peretasan. Melakukan backup data dengan Acronis Backup menjadi solusi pencegahan terbaik yang bisa dilakukan oleh perusahaan.

Ada beberapa alasan kenapa melakukan backup data dengan Acronis Backup adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan. Simak fakta-fakta berikut ini sebagai pertimbangan untuk Anda!

  1. Lebih dari setengah bisnis yang mengalami serangan siber atau penyalahgunanaan data pasti mengalami efek moril yang merugikan. Mereka umumnya kehilangan reputasi merek, customer loyalty hingga customer trust.
  2. Sebanyak 29% dari perusahaan yang terkena serangan siber, mengalami penurunan jumlah keuntungan dan 40% di antaranya kehilangan 20% dari seluruh total keuntungan yang mereka dapatkan.
  3. Di antara perusahaan-perusahaan yang mengalami serangan, kebanyakan di antara kehilangan hampir seperempat kesempatan yang harusnya bisa dicapai seandainya peretasan tidak terjadi.
  4. Lebih dari 20% perusahaan yang mengalami kehilangan data atau serangan siber kehilangan pelanggan. Dan sebanyak 40% dari perusahaan-perusahaan tersebut kehilangan 20% dari pelanggannya.

Lantas, mengapa harus melakukan backup data dengan Acronis Backup? Bagi sebuah bisnis, Acronis Backup mampu melindungi semua data baik pada platform virtual, fisik, cloud hingga seluler. Penyimpanan juga tidak dibatasi ukuran maupun lokasi. Dengan disk imaging backup, bisnis yang Anda jalankan bisa menyimpan cadangan data ke perangkat penyimpanan. Ini termasuk untuk disk lokal, penyimpanan jaringan hingga cloud.

Melakukan backup data dengan Acronis Backup juga memungkinkan Anda menyediakan cadangan dan pemulihan berbasis agen maupun tidak berbasis agen dan host. Sebuah bisnis juga bisa bermigrasi di antara hypervisor yang berbeda dari dan ke mesin fisik atau cloud. Migrasi beban kerja antar berbagai cloud, sistem virtual bahkan mesin fisik juga bisa dilakukan oleh Acronis Backup. Beroperasi di lebih dari 145 negara, Acronis tercatat memiliki ratusan ribu pelanggan berupa perusahaan dan jutaan pelanggan perseorangan.